Sedulur di Tegal Barat Hadapi Knalpot Bau? Begini Cara Rawat Katalitik Konverter

icon 12 October 2026
icon Admin

Perangkat ini mengubah zat-zat berbahaya tersebut menjadi uap air, karbon dioksida, dan gas nitrogen. Supaya reaksi kimia ini berjalan baik, tabung konverter membutuhkan suhu knalpot yang cukup tinggi.

Masalah muncul saat perbandingan bensin dan udara di ruang bakar mulai melenceng. Bensin yang gagal terbakar tuntas di ruang silinder akan terdorong keluar menuju saluran pipa knalpot.

Butiran bahan bakar mentah ini menempel langsung pada kisi-kisi keramik bersuhu tinggi, lalu terpanggang menjadi lapisan jelaga hitam pekat bercampur residu sisa oli.

Pori-pori keramik yang tersumbat membuat saluran pembuangan kian sempit. Asap knalpot terhambat keluar. Akibatnya, timbul tekanan balik kuat yang menekan kembali ke arah ruang mesin.

Tanda-Tanda Penumpukan Residu pada Komponen Pembuangan

Merasakan penurunan performa mobil sebetulnya tidak sulit bagi pengemudi yang peka. Anda bisa mencermatinya langsung saat membawa mobil berakselerasi sehabis berhenti di persimpangan jalan Tegal Barat yang ramai.

  • Hidung Anda menangkap bau tajam seperti telur busuk atau belerang dari arah knalpot beberapa saat setelah mesin hidup.
  • Mobil terasa berat. Anda sudah menekan pedal gas lebih dalam, tetapi kendaraan merespons dengan lambat, seolah ada beban besar menahan laju roda.
  • Suhu di area lantai atau kolong mobil terasa lebih panas dari biasanya karena hawa panas gas buang tertahan di dalam tabung knalpot.
  • Jarum penunjuk bensin turun lebih cepat. Mesin dipaksa memompa bensin ekstra banyak demi mengganti tenaga yang hilang akibat sumbatan gas buang.