Mengemudi dengan Stir Satu Tangan, Aman atau Berbahaya?
Mengemudi mobil memerlukan konsentrasi dan teknik yang tepat. Termasuk penempatan kedua tangan. Sebaiknya Anda tidak memegang stir mobil hanya dengan satu tangan karena berbahaya.
Tindakan tersebut menyebabkan Anda kesulitan dalam mengendalikan mobil. Bahkan sampai hilang kontrol. Kedua tangan harus standby di stir mobil agar keseimbangan kemudi terjaga dan agar Anda siap menghadapi hal-hal yang bisa terjadi di jalan.
Apabila Anda hanya mengandalkan satu tangan untuk memegang stir mobil, maka akan menyebabkan banyak risiko. Apa saja risiko tersebut?
Risiko Berbahaya Memegang Stir Mobil dengan Satu Tangan
Memaksa diri memegang stir mobil hanya dengan satu tangan tidak hanya membahayakan diri Anda. Tetapi juga penumpang yang Anda bawa dan pengguna jalan lainnya. Berikut beberapa bahaya tersebut:
-
Mengurangi Kontrol pada Kemudi
Ketika mengemudi tangan Anda harus berada di posisi yang tepat, yaitu pada posisi pukul 9 dan pukul 3.
Apabila Anda hanya memegang stir mobil dengan satu tangan, maka kemampuan dalam mengendalikan arah mobil akan terbatas.
Tentunya kondisi tersebut berbahaya, apalagi jika Anda harus menghindari hal-hal mendadak, bermanuver secara cepat, atau bahkan mengemudi di jalan yang licin.
-
Terlambat dalam Merespon Keadaan Darurat
Seperti sedikit disinggung pada poin satu, memegang stir mobil hanya dengan satu tangan akan menyebabkan Anda terlambat dalam merespons hal darurat.
Situasi darurat seperti kendaraan di depan Anda yang berhenti mendadak atau ada objek yang melintas secara tiba-tiba sangat membutuhkan reaksi yang cepat.
Memegang stir mobil dengan dua tangan akan memungkinkan putaran stir lebih cepat dan presisi.
-
Risiko Kehilangan Kendali saat Jalan Tidak Rata
Ketika melintasi jalanan yang berlubang atau bergelombang, stir mobil bisa tertarik secara mendadak karena perubahan arah roda. Dengan satu tangan, risiko stir mobil terlepas atau kendaraan oleng akan lebih besar.
Kondisi ini terutama terasa pada mobil dengan power steering yang ringan. Karena koreksi kecil bisa langsung mengubah arah dari kendaraan.
-
Kelelahan dan Berkurangnya Dukungan Ergonomis
Hanya mengandalkan satu tangan untuk memegang stir mobil dapat menyebabkan tubuh bergeser ke posisi yang kurang stabil.
Kemudian siku bisa bertumpu pada jendela atau sandaran tangan, dan postur tubuh pun menjadi terganggu.
Seiring berjalannya waktu, hal ini meningkatkan kelelahan pada Anda dan mengurangi kewaspadaan. Akhirnya memungkinkan terjadinya keterlambatan reaksi.
-
Tanda Bahwa Pengemudi Kurang Fokus
Memegang stir mobil dengan satu tangan sering terjadi ketika tangan lainnya digunakan pengemudi untuk memegang makan, ponsel, atau mengatur sistem hiburan. Ini meningkatkan distraksi visual dan kognitif.
Untuk Anda ketahui, menyetir sambil makan bisa menurunkan waktu reaksi hingga 44 persen. Maka dari itu selama menyetir sebaiknya Anda fokus dan pegang stir mobil dengan dua tangan.
Memegang Stir Mobil dengan Tepat
Teknik yang tepat dalam memegang stir mobil akan menjamin keselamatan Anda. Lakukan beberapa hal berikut agar Anda tepat dalam memegang stir mobil:
-
Pastikan Anda duduk dengan aman. Jarak antara stir mobil dan dada sekitar 25-30 cm.
-
Memposisikan tangan pada stir mobil dengan benar. Misal tangan kanan di pukul 3 dan tangan kiri di pukul 9. Posisi tersebut akan membuat Anda lebih mudah memutar stir dan menjaga keseimbangan kendaraan ketika belok.
-
Pastikan tangan Anda tetap di kemudi. Jangan mengemudi dengan satu tangan. Menggunakan kedua tangan untuk memegang stir mobil akan menjaga kontrol penuh.
-
Hindari memegang stir hanya dengan telapak tangan, bagian bawah stir mobil saja, atau tangan berada di atas stir mobil. Posisi tersebut menyebabkan kontrol Anda berkurang.
Keselamatan dalam berkendara dimulai dengan gaya menyetir. Hindari memegang stir mobil dengan satu tangan agar tidak membahayakan Anda. Dapatkan tips berkendara secara aman lainnya hanya di https://suzukiarindo.co.id/.