Tanda-Tanda Komponen Pendingin Mesin Mulai Kehilangan Fungsinya
Seiring berjalannya waktu dan penggunaan komponen pendingin mesin mobil bisa mengalami penurunan fungsi.
Selain karena usia, ada penyebab lain yang menjadi faktor rusaknya sistem pendingin mesin tersebut. Padahal sistem pendingin sangat penting untuk menjaga kinerja mesin.
Fungsinya mulai dari pelepas panas dari cairan coolant, menyerap panas mesin, mengalirkan coolant, pengatur aliran coolant, proses pendinginan, dan masih banyak lagi.
Memahami penyebabnya akan membantu Anda untuk segera melakukan tindakan agar kerusakan tidak semakin parah. Apa saja tanda-tanda kerusakan pada komponen pendingin mesin?
Tanda-Tanda Komponen Pendingin Mesin Mobil Rusak
Kerusakan pada pendingin mesin mobil tidak bisa Anda abaikan karena mampu merusak mesin secara keseluruhan. Maka dari itu, mari memahami tanda-tandanya agar bisa mencegah kerusakan yang lebih besar dan biaya perbaikan lebih mahal:
-
Mesin Menjadi Panas saat AC Off
Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan komponen bernama thermoswitch. Saat komponen tersebut mengalami kerusakan maka kipas elektrik tidak bisa hidup ketika mesin dalam kondisi panas.
Kipas tersebut hanya akan hidup jika AC Anda juga hidup. Solusinya adalah dengan mengganti thermoswitch.
-
Air Radiator yang Cepat Habis
Tanda selanjutnya air radiator mengalami penurunan volume dengan cepat. Penurunan volume tersebut disebabkan oleh kebocoran walaupun kecil.
Anda tidak bisa membiarkan kebocoran tersebut. Perlu dilakukan penelusuran letak kebocoran. Karena air pendingin mesin yang habis di perjalanan bisa menyebabkan mesin Anda overheat.
-
Air Radiator Penuh dan Mendidih
Gejala ini terjadi pada air radiator yang berada di tangki cadangan. Biasanya karena motor fan yang mati atau saluran pendingin mampet.
Entah pada thermostat, radiator, atau saluran lain. Air pendingin yang berada di sekitar mesin pun mendidih dan mendorong air menuju reservoir.
-
Mesin Lama dalam Mencapai Suhu Kerjanya
Thermostat yang macet terbuka bisa menyebabkan coolant mengalir secara terus menerus ke radiator.
Padahal suhu mesin masih rendah. Akhirnya mesin akan membutuhkan waktu lama untuk mencapai suhu kerja idealnya. Performa mobil pun terasa kurang optimal.
-
Tutup Radiator Jadi Berlumpur
Air radiator yang tidak pernah Anda ganti umumnya bisa menimbulkan endapan lumpur. Endapan tersebut berisiko menyumbat saluran radiator.
Apabila ada lumpur pada leher dan tutup radiator, maka Anda harus menguras air radiator agar kerusakan lebih luas dapat dicegah. Termasuk munculnya lumut di tangki cadangan.
-
Kipas Pendingin yang Berputar Terus-Menerus
Apabila Anda melihat kipas berputar dengan kecepatan tinggi hampir sepanjang waktu, bahkan sesaat setelah mesin dingin, ini bisa menunjukkan bahwa sensor suhu yang rusak mengirimkan sinyal palsu untuk mengaktifkan kipas.
Bisa juga karena thermostat yang macet menyebabkan mesin berjalan lebih panas dari seharusnya. Pengoperasian kipas yang konstan bisa membuang bahan bakar dan memberi tekanan yang tidak perlu.
-
Suara Gesekan, Derit, atau Gemerincing Keras
Suara-suara ini berasal dari ruang mesin seiring kecepatan mesin. Kondisi tersebut terjadi karena bantalan di dalam motor kipas aus atau kerusakan bilah. Suara yang dihasilkan adalah derit atau gesekan.
Sementara itu jika Anda mendengar suara gemerincing logam, maka bisa jadi bilah mengalami keretakan atau longgar dan mengenai penutup atau komponen di dekatnya.
-
Pesan dari Lampu Peringatan Suhu
Pada kendaraan masa kini, terdapat fitur yang memungkinkan Anda untuk mengetahui informasi mengenai suhu cairan pendingin yang melebihi batas aman.
Jika Anda mendapatkan sinyal tersebut maka menjadi tanda bahwa komponen pendingin mesin tidak membuang panas secara efektif dan kipas Anda mungkin menjadi penyebabnya.
Ada berbagai faktor yang menyebabkan komponen pendingin mesin mengalami kerusakan. Misalnya kerusakan listrik, keausan mekanis, kerusakan bantalan, kontaminasi pada cairan pendingin, penumpukan lumpur, usia, hingga jarak tempuh yang dilalui kipas pendingin.
Memahami penyebab dan tanda-tandanya akan membantu Anda mengidentifikasi kerusakan lebih cepat. Pastikan Anda melakukan pemeriksaan rutin untuk menjaga kualitas komponen pendingin mesin Anda.
Kunjungi https://suzukiarindo.co.id/ untuk mendapatkan informasi mengenai perawatan mobil lainnya.