Berita

    Featured Image

    Cara Mengecek Dinamo Ampere Mobil & Ciri Kerusakannya

    Dinamo ampere mobil atau alternator memiliki fungsi utama yaitu sebagai komponen untuk menyuplai arus listrik saat mesin hidup, dan tak dapat dipungkiri komponen ini bisa mengalami kerusakan.

    Peran aki di mobil juga bisa digantikan oleh dinamo ampere sebagai penyedia arus listrik. Akan tetapi hanya pada saat mesin sedang dalam kondisi susah dihidupkan. 

    Cara Mengecek Dinamo Ampere Mobil

    Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya bahwa dinamo ampere memiliki fungsi yang sangat penting, oleh karena itu Anda harus tahu bagaimana cara mengecek kondisi ampere mobil terutama ketika mobil mengalami mogok atau dalam kondisi darurat lainnya.

    1. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menyediakan perkakas seperti kunci pas atau obeng.
    2. Kemudian carilah letak alternator dengan membuka kap mesin.
    3. Jika sudah maka putarlah kunci kontak menjadi posisi β€œON”.
    4. Lalu tes kemagnetan yang ada pada pulley dinamo ampere dengan cara menempelkan obeng yang sudah Anda sediakan tadi ke bagian pulley dinamo ampere.
    5. Apabila obeng menempel pada pulley maka field coil di rotor dinamo ampere dapat berfungsi dengan normal. Sebaliknya, jika tidak tertarik atau menempel maka field coil di rotor dinamo ampere mengalami kerusakan.
    6. Selanjutnya, Anda bisa mengecek kemagnetan pada stator coil dan hidupkan mesin.
    7. Lalu tes kemagnetan selanjutnya lakukan pada body luar dinamo ampere.
    8. Apabila obeng menempel maka stator coil dapat berfungsi dengan normal. Sebaliknya, jika tidak tertarik atau menempel maka stator coil mengalami kerusakan.

    Ciri-Ciri Dinamo yang Mengalami Kerusakan 

    Hal yang perlu Anda ketahui sebagai pengguna dan pemilik mobil adalah mengetahui dan mengidentifikasi bagaimana ciri-ciri dinamo yang sedang mengalami kerusakan, sebagai berikut:

    1. Muncul Decitan pada Ruang Mesin

    Hal pertama yang bisa menjadi indikasi mobil Anda sedang mengalami kerusakan dinamo adalah terdengarnya suara decitan yang berasal dari ruang mesin. Hal ini berasal dari belt alternator yang melintir karena posisi pulley yang tidak sejajar.

            2. Muncul Bau Terbakar dari Mesin Mobil

    Hal kedua yang dapat menjadi indikasi adalah terciumnya bau terbakar dari mesin mobil. Hal ini berasal dari kondisi belt yang tidak terpasang dengan benar sehingga terjadi gesekan yang membuat kabel alternator terbakar. 

            3. Meredupnya Lampu Sorot pada Mobil